Rabu, 28 Januari 2015

Alat Pendukung Produksi Film & Video


Untuk menghasilkan gambar yang menarik dalam produksi video/film, selain dengan menggunakan kamera yang berkualitas, pencahayaan yang cukup, angle yang kreatif, serta keahlian dari the man behind the gun-nya, yang tak kalah penting adalah pergerakan kamera dalam pengambilan gambar.
Apakah pergerakan kamera adalah sesuatu hal yang vital?
Memang tidak, dalam arti bahwa dengan kamera yang statis atau diam pun tetap dapat dihasilkan video yang menarik.
Akan tetapi tak dapat dipungkiri, pergerakan kamera membuat video yang dihasilkan terkesan “mahal” atau profesional. Juga lebih indah dilihat.

Yang terutama, pergerakan kamera bisa membantu sutradara & videografer mewujudkan mood adegan yang diinginkan. Misalnya untuk menyampaikan kesan depresi & amarah yang sedang dialami seorang pemeran, kamera bisa digunakan secara hand held & digerakkan dengan ‘kasar’, shaky (bergetar). Untuk menyampaikan kesan ditinggalkan, kamera bisa ditarik mundur menjauhi pemeran. Dsb..

Sebagian besar pergerakan itu sebenarnya bisa dilakukan tanpa bantuan alat, melainkan hanya mengandalkan pergerakan tangan & tubuh sang videografer. Hanya saja, gambar yang dihasilkan akan kurang smooth atau lembut pergerakannya, mengingat tak ada manusia yang sanggup memegang sesuatu secara stabil tanpa bergerak. Pasti, walau mungkin sedikit, gambar akan bergetar atau goyang.

Untuk mengatasi hal itu, telah diciptakan berbagai alat. Jimmy jib, porta jib, slider, glidecam, crane adalah sebagian dari alat-alat tersebut. Aslinya, alat-alat tersebut diproduksi dengan ukuran besar, dari bahan-bahan kelas 1 seperti baja, oleh produsen alat-alat film di negara-negara barat sana yang telah sangat maju industri perfilmannya. Namun seiring perkembangan alat-alat produksi video yang kian kecil ukurannya & kian terjangkau harganya oleh masyarakat luas seperti kamera DSLR & ponsel berkamera, maka kini semakin dibutuhkan alat-alat pendukung yang bisa mengakomodasi hal tersebut. 

Sebagian orang berusaha menjadi kreatif & menangkap peluang ini. Dengan bahan-bahan murah non baja, mereka merancang & merakit sendiri alat-alat tersebut. “SEMUT DIY” misalnya. Industri rumahan yang berbasis di Tangerang ini laris menerima pesanan Slidecam & Glidecam. Para pemesan bahkan sampai harus masuk daftar antrian mengingat jumlah pemesan yang banyak.
Dibuat dengan bahan alumunium, pipa stainless steel & plat besi, alat-alat itu sukses digunakan untuk menghasilkan video-video yang bisa dibilang tak kalah menarik bila diproduksi dengan alat-alat “asli” produksi perusahaan besar macam theslider, filmtools & prokit.

Berikut karya SEMUT DIY:
Slider
Slidecam ini biasanya digunakan untuk mengambil gambar dengan pergerakan track right atau track left (bergeser ke kiri atau ke kanan).
Glidecam
Sedangkan Glidecam ini digunakan sebagai penstabil kamera saat digunakan secara hand held.

Berikut contoh penggunaan alat-alat tersebut dalam produksi video:


Untuk informasi lebih lengkap mengenai alat-alat produksi film karya SEMUT DIY, silahkan klik disini.

Filmmaker mania, demikian sekelumit wawasan tentang Slidecam & Glidecam.
Semoga bermanfaat..

 

Filmmaking Techniques

Loading...